Penghargaan

Dalam acara silaturahim YPT Group pasca lebaran kemarin, ada sejumlah (sekitar 30-an) pegawai YPT Group yang mendapat “penghargaan” masa kerja 10 tahun dan 15 tahun.
Dengan agak berseloroh, seorang teman mempertanyakan penggunaan istilah “penghargaan” dalam hal ini. Pertanyaan itu langsung disambut dengan jawaban spontan dari yang lain, “Perlu perjuangan yang tidak ringan untuk bisa bertahan tetap di YPT Group selama itu. Perjuangan dan keteguhan hati itulah yang mendapat penghargaan”.

Dengan menjunjung tinggi asas berbaik sangka, saya punya hipotesis bahwa sebagian besar -kalau tidak ingin menyebut ’semua’- pegawai di YPT Group adalah orang-orang yang memang memilih untuk bergabung dengan YPT Group. Menjadi pegawai YPT Group bukan karena keterpaksaan (karena tidak bisa diterima di tempat lain). Mereka ada di sini lebih didorong oleh idealisme. Idealisme tentunya akan berbuah loyalitas dan integritas.

Di sisi lain, ada pertanyaan pragmatis, “Apakah idealisme bisa dimakan? Bisa bayar sekolah anak? Bisa bayar cicilan rumah? dll.”

Semoga idealisme yang luhur tidak terjun bebas manakala dikonfrontasikan dengan basic need manusia.
Apa yang bisa menjamin hal ini tidak terjadi?
.


Leave a Reply