Sep 28 2009

mudik-lag

Tidak cuma mesin & otot yang perlu pemanasan sebelum bisa mencapai performa optimalnya, otak saya ternyata juga perlu waktu untuk kembali ke status ‘ON’ setelah selama lebih kurang seminggu libur lebaran ini rada ‘OFF’.

Pagi tadi seperti biasa ada jadwal kuliah jam 07.00.
Meski materi kuliahnya gak rumit-rumit amat, saya merasa usaha yang saya keluarkan agak lebih banyak dibanding biasanya (relatif dengan masa sebelum liburan).
Terima kasih kepada mahasiswa di kelas yang sudah 80% hadir dan bersabar dengan fase pemanasan saya.

Jam 09.00 dan jam 11.00 nguji sidang TA.
Terasa juga usaha yang saya keluarkan lebih dari biasanya, terutama pada sidang jam 11.00 dimana saya sebagai penguji tembakan (pengganti) yang baru bisa baca buku TA di dalam ruang sidang.

Bahkan saat nulis post ini pun, saya merasakan jari tangan saya tidak sekooperatif sebelum masa liburan. Beberapa kali tombol backspace harus ditekan. Kecepatan penulisan juga berkurang.

Padahal baru agak ‘OFF’ selama seminggu :-(

Semoga gejala mudik-lag ini akan berangsur pudar beberapa hari ke depan.


Sep 1 2009

semoga tersesat di jalan yg benar

Hari Sabtu tanggal 29 Agustus yang lalu saya diundang oleh HMIF untuk datang dalam salah satu acara di rangkaian MABIM untuk mahasiswa baru IF 2009.

Setelah ngobrol kesana kemari, ada salah satu mahasiswa baru yang angkat tangan untuk bertanya.

“Pak, saya dengar kuliah di Informatika ini sulit.
Kalau nanti setelah tahun pertama saya mau pindah jurusan boleh kan, Pak?
Caranya bagaimana?”

*wakwawww….*
Mahasiswa baru masuk kok sudah punya pikiran seperti itu :-(

Jangan-jangan selama ini telah terpatri dalam diri mahasiswa Informatika suatu keyakinan bahwa kuliah di Informatika itu sulit. Bahkan sejak pertama kali menginjakkan kaki di kampus ini sudah ditakut-takuti, nanti akan ketemu ini.. ketemu itu… sulit minta ampun.. nilai pelit… susah lulus.. buat TA/PA sulit.. sidang kayak ladang pembantaian dll.

Mungkin kita (dosen, mahasiswa senior, dst.) ikut berkontribusi dalam menakut-nakuti dan menanamkan kesan itu.

“Dik, kuliah di Informatika itu tidak sulit. Percayalah.
Tidak ada yang sulit, yang ada hanyalah banyak hal baru dan menyenangkan yang akan anda temui selama kuliah di Informatika.
Memang untuk menguasai hal-hal baru dan menyenangkan itu tidak mungkin dilakukan tanpa kerja cerdas yang keras.”

Saya jadi ingat waktu dulu kuliah Jaringan Komputer di S1. Di awal kuliahnya dosen saya berkata,”Untuk menguasai jaringan komputer hanya diperlukan akal sehat”.

Mungkin saya juga bisa berkata serupa itu kepada mahasiswa Informatika, “Hanya perlu sehat jasmani-ruhani dan kerja cerdas yang keras untuk dapat menguasai materi dan menyelesaikan kuliah di Informatika dengan suka cita”

Saya memang sengaja tidak menjawab pertanyaan tentang cara pindah jurusan.

“Masuk Informatika ini tidak mudah. Setelah masuk, mengapa harus berpikir untuk pindah?
Kalaupun saat ini merasa tersesat, berdoalah semoga anda tersesat di jalan yang benar. Kemudian berusahalah dengan sungguh-sungguh agar ketersesatan tersebut mendatangkan manfaat dan berkah untuk semua”

.