Dec 12 2009

pada waktu yang tepat

Salah satu indikator yang sering digunakan untuk mengukur kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi adalah persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu (pas dengan rancangan kurikulum, tidak lebih tidak kurang).

Saya ingin menawarkan cara pandang lain.
Bagaimana jika kita ubah paradigma “lulus tepat pada waktunya” menjadi “lulus pada waktu yang tepat”?

Bukankah akan lebih baik jika mahasiswa lulus pada saat memang ia sudah cukup memiliki bekal untuk kehidupan lanjutnya, lulus saat memang tersedia tempat yang sesuai untuknya berhikmat mengabdikan diri, lulus kala ia telah siap menerjuni dunia dan dunia telah pula siap menerimanya?

Kalau kita sepakat menggunakan cara pandang yang kedua, saya yakin banyak hal yang akan berubah dan lebih banyak hal lagi yang harus kita ubah.

.