Nov 24 2009

co.id?

Baru tahu, ternyata ITTelkom sudah memproklamirkan diri masuk domain co.id (bukan lagi ac.id)

PIC_0032

Sekedar kesalahan ketikkah?

Atau ini adalah ungkapan paling jujur dari nurani terdalam?

.


Nov 20 2009

Pernik geMasTIK 2009: candle light dinner

geMasTIK 2009 ini bisa jadi adalah geMasTIK paling ‘romantis’ yang pernah saya ikuti. (iyalaah.. geMasTIK juga baru diadakan 2 kali)

Menjelang maghrib pada hari pertama, mendadak kampus ITTelkom jadi gelap gulita. Aliran listrik terputus lebih dari 1 jam.

Alhasil, panitia dan juri menikmati makan malam dalam keremangan cahaya lilin. Romantis :-)

PIC_0027


Nov 20 2009

Pernik geMasTIK 2009: PARIS

Salah satu kegiatan pendamping geMasTIK 2009 adalah Pameran Riset (PARIS) ITTelkom.

Di bawah ini adalah salah satu spanduk kegiatan tersebut.
Silakan perhatikan tanda elips merah.
Apakah memang sengaja mau dituliskan dalam bahasa gado-gado (Inggris & indonesia)?

PIC_0021

.


Oct 1 2009

Pembekalan geMasTIK 2009

Kemarin sore saya mendapat undangan untuk ikut serta dalam acara pembekalan kontingen ITTelkom finalis geMasTIK 2009.
Saat WaRek 3 (Pak Imam) memberikan kesempatan kepada saya untuk berbicara, saya cuma tayangkan dua gambar via LCD projector.

pa240203

Kepada para finalis saya katakan (tidak persis benar dengan yang terucap waktu itu),
“Ini adalah foto pemenang geMasTIK 2008, yang naik panggung dan menerima penghargaan pada acara penutupan.

Mulai detik ini saya ingin kalian membayangkan diri kalian adalah salah satu orang yang akan ada di atas panggung tersebut di acara penutupan geMasTIK 2009, berbisik syukur, tersenyum lebar, berteriak girang, sembari mengacungkan papan bertuliskan ‘Juara I’.

Mimpi tidak akan pernah jadi kenyataan tanpa usaha manusiawi dan spiritual.
Saya yakin persiapan kalian sudah 99%. Tidak mungkin tanpa persiapan dan kerja keras kalian bisa masuk final. Tapi masih ada 1% yang bisa menentukan hasil.
Masih ada sekian juta detik yang bisa dimanfaatkan untuk berbenah diri agar Tuhan melihat bahwa kita memang pantas dianugerahi medali emas.

…”

pa240210

“Dengan izin Tuhan dan usaha kita, semoga tahun ini piala bergilir Samyakbya Padesa Widya masih akan tetap berada di kampus kita”
.


Oct 1 2009

Penghargaan

Dalam acara silaturahim YPT Group pasca lebaran kemarin, ada sejumlah (sekitar 30-an) pegawai YPT Group yang mendapat “penghargaan” masa kerja 10 tahun dan 15 tahun.
Dengan agak berseloroh, seorang teman mempertanyakan penggunaan istilah “penghargaan” dalam hal ini. Pertanyaan itu langsung disambut dengan jawaban spontan dari yang lain, “Perlu perjuangan yang tidak ringan untuk bisa bertahan tetap di YPT Group selama itu. Perjuangan dan keteguhan hati itulah yang mendapat penghargaan”.

Dengan menjunjung tinggi asas berbaik sangka, saya punya hipotesis bahwa sebagian besar -kalau tidak ingin menyebut ’semua’- pegawai di YPT Group adalah orang-orang yang memang memilih untuk bergabung dengan YPT Group. Menjadi pegawai YPT Group bukan karena keterpaksaan (karena tidak bisa diterima di tempat lain). Mereka ada di sini lebih didorong oleh idealisme. Idealisme tentunya akan berbuah loyalitas dan integritas.

Di sisi lain, ada pertanyaan pragmatis, “Apakah idealisme bisa dimakan? Bisa bayar sekolah anak? Bisa bayar cicilan rumah? dll.”

Semoga idealisme yang luhur tidak terjun bebas manakala dikonfrontasikan dengan basic need manusia.
Apa yang bisa menjamin hal ini tidak terjadi?
.


Sep 28 2009

mudik-lag

Tidak cuma mesin & otot yang perlu pemanasan sebelum bisa mencapai performa optimalnya, otak saya ternyata juga perlu waktu untuk kembali ke status ‘ON’ setelah selama lebih kurang seminggu libur lebaran ini rada ‘OFF’.

Pagi tadi seperti biasa ada jadwal kuliah jam 07.00.
Meski materi kuliahnya gak rumit-rumit amat, saya merasa usaha yang saya keluarkan agak lebih banyak dibanding biasanya (relatif dengan masa sebelum liburan).
Terima kasih kepada mahasiswa di kelas yang sudah 80% hadir dan bersabar dengan fase pemanasan saya.

Jam 09.00 dan jam 11.00 nguji sidang TA.
Terasa juga usaha yang saya keluarkan lebih dari biasanya, terutama pada sidang jam 11.00 dimana saya sebagai penguji tembakan (pengganti) yang baru bisa baca buku TA di dalam ruang sidang.

Bahkan saat nulis post ini pun, saya merasakan jari tangan saya tidak sekooperatif sebelum masa liburan. Beberapa kali tombol backspace harus ditekan. Kecepatan penulisan juga berkurang.

Padahal baru agak ‘OFF’ selama seminggu :-(

Semoga gejala mudik-lag ini akan berangsur pudar beberapa hari ke depan.


Sep 1 2009

semoga tersesat di jalan yg benar

Hari Sabtu tanggal 29 Agustus yang lalu saya diundang oleh HMIF untuk datang dalam salah satu acara di rangkaian MABIM untuk mahasiswa baru IF 2009.

Setelah ngobrol kesana kemari, ada salah satu mahasiswa baru yang angkat tangan untuk bertanya.

“Pak, saya dengar kuliah di Informatika ini sulit.
Kalau nanti setelah tahun pertama saya mau pindah jurusan boleh kan, Pak?
Caranya bagaimana?”

*wakwawww….*
Mahasiswa baru masuk kok sudah punya pikiran seperti itu :-(

Jangan-jangan selama ini telah terpatri dalam diri mahasiswa Informatika suatu keyakinan bahwa kuliah di Informatika itu sulit. Bahkan sejak pertama kali menginjakkan kaki di kampus ini sudah ditakut-takuti, nanti akan ketemu ini.. ketemu itu… sulit minta ampun.. nilai pelit… susah lulus.. buat TA/PA sulit.. sidang kayak ladang pembantaian dll.

Mungkin kita (dosen, mahasiswa senior, dst.) ikut berkontribusi dalam menakut-nakuti dan menanamkan kesan itu.

“Dik, kuliah di Informatika itu tidak sulit. Percayalah.
Tidak ada yang sulit, yang ada hanyalah banyak hal baru dan menyenangkan yang akan anda temui selama kuliah di Informatika.
Memang untuk menguasai hal-hal baru dan menyenangkan itu tidak mungkin dilakukan tanpa kerja cerdas yang keras.”

Saya jadi ingat waktu dulu kuliah Jaringan Komputer di S1. Di awal kuliahnya dosen saya berkata,”Untuk menguasai jaringan komputer hanya diperlukan akal sehat”.

Mungkin saya juga bisa berkata serupa itu kepada mahasiswa Informatika, “Hanya perlu sehat jasmani-ruhani dan kerja cerdas yang keras untuk dapat menguasai materi dan menyelesaikan kuliah di Informatika dengan suka cita”

Saya memang sengaja tidak menjawab pertanyaan tentang cara pindah jurusan.

“Masuk Informatika ini tidak mudah. Setelah masuk, mengapa harus berpikir untuk pindah?
Kalaupun saat ini merasa tersesat, berdoalah semoga anda tersesat di jalan yang benar. Kemudian berusahalah dengan sungguh-sungguh agar ketersesatan tersebut mendatangkan manfaat dan berkah untuk semua”

.


Aug 24 2009

Welcome Party mhs baru IF 2009

Penyambutan mahasiswa baru Fakultas Informatika tahun 2009 sengaja dibuat dengan atmosfer yang tidak biasa.
Tim EO (COK, EGP, RVI, Jack) merancang acara yang menampilkan sisi lain dari orang-orang (dosen dan admin) dan suasana IF.

Setelah mengikuti upacara 17-an (yang tentunya dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus lalu) di lapangan rektorat, semua dosen, admin, dan mahasiswa baru IF berkumpul di lapangan futsal (sebelah utara gd F).

Berikut beberapa snapshot-nya:

{photographer: ERF}

.

Mahasiswa baru IF 2009

img_0407 img_0417

.

Acara dibuka dengan siraman rohani

img_0427

.

Acara ini jadi meriah karena dipandu oleh….

img_0431

.

Sambutan selamat datang oleh Dekan Fakultas Informatika

img_0441 img_0442

.

Perkenalan punggawa Fakultas

img_0448

.

Sementara itu di pinggir lapangan….

img_0422 img_0566 img_0456 img_0458 img_0565

.

Games untuk mahasiswa baru
Berhadiah merchandise ITTelkom dan voucher Gramedia

img_0477 img_0484 img_0485

.

Ibu-ibu dosen in action

img_0491 img_0492

.

Gantian bapak-bapak dosennya

img_0520 img_0522

.

Sekarang staf administrasi Fak IF

img_0561

.

Ada penyematan pin yang secara simbolis menyatakan bahwa mahasiswa baru 2009 telah diterima menjadi anggota keluarga baru Fakultas Informatika.

Penyematan dilakukan oleh semua dosen dan karyawan Fak IF yang hadir kepada sejumlah mahasiswa dan mahasiswi baru.

Sayangnya ERF harus ikut menyematkan pin sehingga tidak bisa motret. Masih hunting foto penyematannya nih, karena rasanya waktu itu ada yang motret-motret juga selain ERF.

.

Acara ditutup dengan doa bersama

img_0591

Mahasiswa baru siap untuk agenda berikutnya

img_0601

Tim EO beres-beres

img_0605

.

Semoga acara ini membawa banyak manfaat dan berkah untuk kita semua. Amin.

.


Aug 24 2009

Awal semester di awal Ramadhan

Awal perkuliahan semester ganjil 2009-2010 ini nyaris berhimpit dengan awal Ramadhan 1430H.

Alhamdulillah, kuliah pertama tadi pagi (jam 07.00) tidak seperti yang disangka beberapa rekan dosen. Karena merupakan hari pertama kuliah, masih capek akibat perjalanan dari kampung, masih belum tahu jadwal pasti, awal bulan puasa, maka beberapa rekan dosen menyangka kuliah hari Senin ini pasti agak lengang alias tidak banyak mahasiswa yang masuk.

Sebelum saya masuk kelas, justru sudah ada beberapa mahasiswa yang sudah duduk manis di dalamnya. Sampai kuliah saya mulai jam 07.00, telah ada sekitar 20-an mahasiswa. Berangsur-angsur mereka datang, hingga di akhir kuliah tercatatlah 41 orang mahasiswa hadir.

Mungkin justru karena barokah bulan Ramadhan, mahasiswa bisa masuk kelas jam 07.00 dengan lebih ringan dibanding bukan di bulan Ramadhan.

Saya harus minta maaf kepada Presiden Direktur Yayasan Pendidikan Telkom (Dr. Herry Kusaeri) karena dengan sengaja tidak mematuhi Surat Edaran YPT no. 424/SDM-07/YPT/2009 tentang Jam Kerja Selama Bulan Puasa 2009. Pada surat edaran tersebut tertulis jam kerja selama bulan Puasa adalah sebagai berikut:

  • Senin – Kamis: 08.00 – 15.30
  • Jumat: 08.00 – 16.00

Sementara pada kenyataannya di bulan Puasa ini telah, sedang, dan akan ada dosen, admin, dan mahasiswa yang mulai bergiat jam 07.00 dan mengakhiri kegiatannya di kampus hingga menjelang Maghrib.

Semoga berkah Ramadhan mengimbas pada awal hingga akhir semester ini, sehingga memberikan sebesar-besar manfaat dan berkah bagi kita semua.

.


Aug 14 2009

“saya yakin tidak salah”

Kemarin saya mengikuti dua acara berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru ITTelkom tahun 2009.
Yang pertama adalah sidang terbuka senat, dimana mahasiswa baru secara resmi dikukuhkan menjadi anggota sivitas akademika ITTelkom oleh ketua senat.
Yang kedua adalah pertemuan dengan orang tua mahasiswa baru.

Merasakan secara langsung berjalan diantara mahasiswa baru yang penuh semangat.
Bertatap muka langsung dengan orang tua mahasiswa.
Menyaksikan langsung binar-binar kebahagiaan dan harapan di mata beliau-beliau.
Mendengarkan ungkapan saran, pertanyaan, dan kecemasan.
Menghadapi orang tua yang dengan tanpa ragu didepan forum menyatakan, “Setelah saya mendengar paparan para pimpinan ITTelkom, saya yakin pilihan anak saya untuk melanjutkan sekolah di sini tidak salah.”

Saya agak merinding.
Orang tua tua mahasiswa telah mempercayakan sekian tahun pengembangan anaknya kepada kita.
Sekian ribu mahasiswa telah menyatakan ingin bergabung dengan kafilah perjalanan kita.

Ini adalah amanah yang tidak ringan.

Saya agak merinding.
Jangan-jangan ITTelkom ini dipersepsikan sebagai institusi super yang tanpa kekurangan.
Semoga Allah membantu kita agar mau dan mampu memperbaiki yang masih kurang dan meningkatkan apa yang memang sudah baik.
.